Labels

Our Partners

Gunakan GSunni Mesin Pecari Aswaja, agar tidak tersesat di situs2 wahabi.. klik sini..

PCINU Maroko

get this widget here

Categories

Resources

Catwidget2

?max-results="+numposts2+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts4\"><\/script>");

Catwidget1

Pages

Catwidget4

?max-results="+numposts2+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts4\"><\/script>");

Catwidget3

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Category

Labels

Labels

Labels

Popular Posts

Tampilkan postingan dengan label Konfercab I. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konfercab I. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Juli 2012

Ulama Maroko Resmikan Konfercab NU

Rabat, NU Online
Setelah melalui kerja keras akhirnya mahasiswa Nahdlatul Ulama (NU) di Maroko yang  tergabung dalam panitia Konfercab NU Maroko berhasil menyelenggarakan Konferensi I Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa (PCINU) pada musim panas ini, tepatnya pada Ahad (15/7) di Auditorium Institut National des Postes et Telecommunications de Rabat. Konfercab ini berlangsung mulai pukul 09.30-22.00 waktu setempat, dengan tema “Membentuk generasi yang cerdas, Nasionalis, berkarya dan berakhlak mulia”.

Konferensi ini dibuka secara resmi oleh ulama besar Maroko, Prof. Dr. Mariam Ait Ahmed, Guru Besar perbandingan agama dan Ketua organisasi persaudaraan Maroko-Indonesia yang ditandai dengan pemukulan gong. Turut hadir juga dalam acara pembukaan ini, Syeikh Hasan bin Ali Al Syarif al Kattani, Mursyid Thariqah Kattaniyyah dan guru besar Markaz Dirasat Kattaniyah, Dr. Belbasyir, Pendiri Fakultas Dirasat Islamiyyah di Maroko, Dubes RI untuk Kerajaan Maroko dan Stafnya, delegasi mahasiswa Maroko, delegasi perhimpunan mahasiswa Malaysia, Thailand dan sudan di Maroko serta Donatur dan sponsor. Acara pembukaan ini berlangsung mulai pukul 10.00 – 14.00.

Rangkaian agenda Konfercab kali ini diawali dengan pembukaan Konferensi, yang diisi dengan sambutan-sambutan, termasuk sambutan dari ulama Maroko, pemutaran video dokumenter NU berbahasa Arab, dialog terbuka dengan ulama Maroko dan tamu Undangan  dan penampilan tradisi ke-NU-an oleh para Mahasiswa STAINU yang sedang menempuh studi kelas Internasional di Univ. Ibnu Tofeil, Kenetra-Maroko. Ketika acara pembukaan ini berlangsung sempat diliput dan diadakan wawancara terlebih dahulu dengan wartawan telivisi terkenal Maroko.

Acara Dialog terbuka dengan ulama Maroko dan tamu undangan ini dipandu oleh H M. Sabiq al Hady, MA. (Mustasyar NU Maroko) dan Prof. Dr. Mariam Ait Ahmed sebagai Narasumbernya dengan tema “Prospek Dialog Agama dan Budaya antara Indonesia dan Maroko” dalam ruang lingkup ”Peran Mahasiswa Nahdlatul Ulama di Maroko”. Untuk mencapai target “Membuka peluang kerjasama NU dengan Ulama Maroko”.

Di akhir kata sambutannya, Prof. Dr. Mariam Ait Ahmed mengapresiasi rangkaian acara konfercab kali ini, Beliau mengatakan, dirinya akan selalu mendukung agenda-agenda kegiatan PCINU Maroko ke depan dan mengajak bergabung dengan event-event besar yang ia adakan. Sedangkan Syeikh Hasan bin Ali Al Syarif al Kattani, menyatakan siap mengadakan tukar pengalaman tentang paham keislaman orang Indonesia yang nota bene bermadzhab Syafii dengan mengirimkan peneliti-peneliti NU ke Maroko dan sebalikanya.

Minggu, 08 Juli 2012

Makna Logo Konfercab I

Tinggal beberapa hitungan hari lagi, tepatnya hari Ahad tanggal 15 Juli 2012 PCINU Maroko akan mengadakan Konferensi perdana yang akan di laksanakan di gedung Institut National des Postes et Telecommunications  (INPT) Rabat-Maroko.
Dengan semangat dan kebersamaan demi menyukseskan acara tersebut panitia telah membuat Logo Konfercab I sebagai gambaran sebuah harapan dan komitmen PCINU Maroko setelah di laksanakannya Konferensi I Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa Maroko.
 


Makna Logo:
Merah Putih: Merah Putih adalah lambang Bendera Indonesia yang  memiliki makna Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan tubuh manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan untuk Indonesia. 

Bintang Sembilan : Bintang sembilan adalah  perlambang wali songo, garda depan penyebaran islam di Indonesia, sementara letaknya yang melambung tinggi ke agkasa adalah symbol dari semangat juang utuk terus berkiprah dan memajukan kehidupan , dimulai dari nusantara menuju dunia.

Warna Bintang Sembilan sengaja di buat putih agar selaras dengan fitrah kemanusiaan, menandakan bahwa NU tak sekedar berjuang untuk kebaikan anggotanya, tapi juga untuk tegaknya kemanusiaan. 

Gambar Masjid di dalam logo dimaksud untuk mengingat kembali bahwa upaya pensejahteraan dalam islam selalu dimulai dari masjid. Masjid adalah tempat untuk membangun hubungan dengan sang pencipta sekaligus mempererat ikatan dengan sesama. Ia juga merupakan pusat keilmuan,  masjid hassan II karena di maroko pengkajian ilmu bayak dipusatkan disana.

 Warna Dasar Hijau : Melambangkan kesuburan tanah Indonesia dan Maroko yang memilki potensi besar untuk saling bekerjasama dalam berbagai bidang .

Secara umum logo tersebut menggambarkan  ke-NU-an, ke-Indonesiaan dan Internasionalisasi yang sangat kuat serta merefleksi harapan dari hasil Konfercab I agar Nahdlatul Ulama bisa berkiprah dan bisa di terima dari berbagai penjuru dunia khususnya di Maroko dimana PCINU berada. Dengan di tandainya bendera merah putih yang berbentuk bulan sabit menyatu dengan bintang sembilan dan di dalamnya terdapat logo Nahdatul Ulama  menggambarkan bahwa eksistensi serta kiprah PCINU Maroko tidak lepas dari apa yang telah digariskan oleh para pendiri Nahdlatul Ulama sebagai pijakan utama dalam Menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah waljama'ah di tengah-tengah kehidupan masyarakat, di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


By: Sie Dek-Dok Konfercab I PCINU Maroko.

Minggu, 17 Juni 2012

Logo Konfercab I PCINU Maroko

Puji syukur menggelegak di sekujur dada ke hadirat sang pencipta. Curahan sholawat salam tak terhenti terbidik pada raja diraja Muhammad SAW, serta keluarga, sahabat, tabiin yang senantiasa menjadi figure sejarah manusia.

Setelah lama tenggelam dengan buku-buku muqoror, setelah lama terbius dalam jurang rutinitas tak bertuan, setelah lama sibuk dalam urusan masing-masing personal, setelah lama terkubur dalam dunia orang dewasa (ego) yang tak mendewasakan, setelah lama tak menikmati secangkir kopi kebersamaan, sejenak mari kita ambil jeda. Sedikit  jeda waktu lengah untuk kembali menyapa antar satu sama lain. Jeda untuk mengungkit kembali agenda acara yang telah kita rencanakan bersama. Inilah saat untuk terjaga dan mengepalkan tangan. Sekaranglah waktunya untuk memupuk kesadaran dan kebersamaan demi terlaksananya acara konfercab I PCINU Maroko yang insyaallah akan dilaksankan dalam waktu dekat ini. Kinilah momentumnya untuk menunjukan eksistensi PCINU Maroko agar patut di kenang dalam kancah sejarah kemudian.

Alhamdulillah setelah tiga hari tiga malam mengotak atik komputer ahirnya Sie Dek-Dok berhasil menumpahkan sebuah ide dan konsep sederhana demi melaksanakan tugasnya membuat sebuah logo perdana Konfercab I  PCINU Maroko. Semoga para koordinator lainnya dapat menyusul kesuksesan tersebut meski tak seberapa namun yang terpenting adalah hasil kinerjanya yang nyata bukan hanya asal bicara. Salam kompak dan sukses selalu buat semua panitia Konfercab I PCINU Maroko. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan kesuksesan di setiap langkah kita dalam menyukseskan acara Konfercab I PCINU Maroko. Selamat bekerja dan sukses. 

By : Sie Dek-Dok Konfercab I PCINU Maroko.

PCINU MAROKO

PCINU MAROKO

Followers