Dalam rangka mencari
berkah di bulan suci Ramadan, tepatnya di 10 hari terakhir bulan Ramadan,
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Maroko mengadakan acara
Tabarrukan Lailatul Qadar di griya wisma STAINU, Kenitra, Maroko.
Acara yang digelar
selama 2 hari mulai dari 28-29 Ramadhan/ 6 dan 7 Agustus 2013 ini diisi
dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari kajian muhadits, kajian kitab ulama
Maroko, kajian kesehatan wanita, dan kaderisasi kepemimpinan Nahdlatul Ulama.
Turut hadir dalam acara ini Mustasyar PCINU Maroko, H Muhammad Shofin Sugito,
selaku narasumber pada kajian ilmu hadits, H Alvian Iqbal Zahasfan, sebagai
pembicara pada kajian kitab As Syifa Syekh Al Qadi lyad karya ulama Maroko, dan
H Husnul Amal Mas'ud.
Kegiatan ini mendapatkan
apresiasi luar biasa dari para peserta, hal itu terbukti dengan banyaknya
peserta yang mengikuti acara ini. Terlebih ketika mengkaji tentang kesehatan
wanita. Dr. Ai Siti Zakiyah selaku narasumber mendapatkan banyak pertanyaan
seputar masalah kewanitaan, seperti reproduksi wanita, menstruasi yang tidak
teratur, kanker payudara, dan kondisi lain seperti kelainan rahim serta
permasalahan lainnya yang berkaitan dengan kaum hawa. Sebelum acara berakhir,
ia juga memberikan beberapa tips untuk perawatan wajah, menjaga kesehatan
wanita hamil, dan bagaimana mengatasi nyeri haid.
Khusus kajian kesehatan
wanita ini, PCINU bekerjasama dengan Fatayat NU maroko yang diketuai oleh
Durrotul Yatimah. "Serangkaian acara ini di samping untuk mendapatkan
berkah di bulan suci Ramadan, juga untuk menambah wawasab keilmuan dan
kesehatan. Serta belajar untuk menjadi pemimpin yang berkualitas," ujar
Marajo.
Sebelum kegiatan
berakhir, Ketua Tanfidzuyah PCINU Maroko, H Ali Syahbana memberikan piagama
penghargaan kepada semua narasumber dan memberikan sertifikat kepada semua
peserta. Pihak panitia juga memberikan makanan gratis untuk buka puasa dan
sahur bagi para peserta.
